google0bd4cb5486ad7f54.html 7.4 Pemahaman Uriah Smith, Perintis Pergerakan Advent atas Wahyu 6 : 12-14

© 2023 by AHFA. Proudly created with Wix.com

  • Grey Pinterest Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey LinkedIn Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • michael@adventvision.com

7.4 Pemahaman Uriah Smith, Perintis Pergerakan Advent atas Wahyu 6 : 12-14


Bacaan Tambahan untuk Sesi#7, di kutip dari pembahasan Sekolah Sabat oleh Dr. Jon Paulien




Saya ingin membahas sebuah ayat yang sangat akrab bagi orang Advent hari ketujuh dan mungkin hampir tidak ada kelompok lain yang memperhatikan hal ini dalam beberapa ratus tahun terakhir, walaupun beberapa ratus tahun yang lalu hal ini sangat populer juga bagi kelompok lain yang membacanya dengan pengertian yang sama dengan kelompok Advent.


Baca wahyu 6: 12 - 14 dan saya ingin Anda perhatikan baik-baik bahwa pemahaman kelompok Advent adalah :


ayat 12 dan 13 berlaku untuk permulaan gerakan Advent yaitu beberapa ratus tahun lalu


dan ayat 14 akan berlaku untuk masa depan


Perhatikan, apakah ada transisi perbedaan waktu dalam ayat tersebut ?


"Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya."


Baiklah Uriah Smith berpikir bahwa tanda "koma" antara "bintang-bintang yang jatuh dari langit" dan "langit yang menyusut seperti gulungan" bernilai 200 tahun lebih.


hal itu sulit untuk dilihat, dan sekilas kelihatannya semua itu adalah satu peristiwa yang terjadi bersamaan.


yaitu gempa bumi , Matahari menjadi gelap, bulan berubah bagaikan darah, bintang-bintang jatuh dari langit, surga bergulung dan kemudian setiap gunung dan pulau bergerak keluar dari tempatnya.


semuanya kelihatannya seperti satu adegan, tepat seperti yang dijelaskan dan sekali lagi ingat bahwa pada tulisan ayat asli nya, tidak ada koma , karena penulisan alkitab pada awalnya memang tanpa koma.


apakah sah bahwa perintis Advent telah menilai bahwa ayat ini mencakup dua ratus tahun mungkin lebih ke masa depan sejarah manusia ? bagaimana pendapat anda ?


Saya ingin menunjukkan sesuatu jika Anda kembali ke pernyataan tersebut, perhatikan dalam ayat ini ada dua gempa bumi,


baca baris pertama pada ayat 12 , wahyu pasal 6:12


"ketika dia membuka meterai keenam saya melihat dan datanglah gempa bumi besar dan Matahari Bulan Bintang-bintang juga terlibat "


dan kemudian dalam ayat 14, bacalah bagian terakhir dari ayat 14


"dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya."

dalam ayat 14 ini benar-benar sebuah gempa bumi yang menggerakkan setiap gunung dan pulau yang besar, itu gempa yang benar benar sangat besar


dengan demikian Wahyu 6:12-14 menyatakan ada dua gempa yang berbeda .


untuk membuktikannya mari kita lihat ayat di wahyu 11:13 yang akan menjadi dasar orang Advent


wahyu 11:13


"Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga."


Dalam bahasa Grika artinya persis sama dengan meterai keenam "gempa besar", gempa ini dalam konteks pemberitaan Injil dan terjadinya sebelum akhir zaman


kemudian ayat berikutnya berbicara tentang penutupan pintu kasihan dan sangkakala terakhir


Wahyu 16 ayat 18 - 20 dan di sini Anda akan menemukan referensi kepada gempa yang berikut di meterai keenam, tetapi ini adalah setelah penutupan pintu kasihan, dan ini adalah peristiwa terakhir dari sejarah


dengan demikian dua gempa bumi ini dipisahkan oleh bagaimana cara ayat ini digunakan selanjutnya.


Wahyu 16: 18 - 20


Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murka-Nya. Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung.


Jadi Anda melihat bahasa pulau dan gunung dalam konteks gempa bumi yang tampaknya menghabisi seluruh planet


dapat saya simpulkan bahwa ada dua gempa bumi , gempa bumi besar yang disebutkan di awal meterai keenam dan kemudian ada gempa bumi dahsyat yang datang pada bagian akhir.


dalam penulisan aslinya ayat 12 hingga 14 tidak ada koma, tidak ada perbedaan yang jelas di sana dan dapat diartikan bahwa hal ini menggambarkan beberapa peristiwa berurutan dalam sejarah memang memiliki dasar dalam ayat itu sendiri.


Pertanyaan selanjutnya


apa penting nya jika Tuhan benar-benar meramalkan gempa bumi pada tahun 1755 kegelapan Matahari pada 1780 dan jatuhnya bintang-bintang pada tahun 1833 dimana semua itu adalah peristiwa alam dan bukan mukjizat,


bahkan kegelapan matahari bukanlah mukjizat, karena dalam penelitian kita tahu bahwa ada kebakaran hutan besar-besaran di Kanada Barat yang pada dasarnya membuat seluruh pantai timur Amerika Serikat menjadi gelap,


sehingga hari yang gelap adalah peristiwa nyata yang bukan mukjizat , itu adalah peristiwa alam yang memiliki dampak spiritual yang luar biasa pada orang-orang yang mengalami kejatuhan hujan bintang atau meteor Leonid .


terjadi setiap bulan November dan setiap 33 tahun ada yang benar-benar sangat besar dan setiap 133 tahun ada yang benar-benar sangat besar


dan yang terakhir benar-benar sangat besar adalah tahun 1966 dan saya dan seorang rekan muda saya usia SMA pergi menggunakan kendaraan di sekitar New Jersey mencoba melihat garis batas di awan agar kita bisa melihat hujan meteor ini, namun seluruh Amerika Utara gelap. ternyata orang yang sedang terbang dengan pesawat dapat melihatnya dan itu luar biasa


dengan demikian hujan meteor Leonid tahun 1833 adalah peristiwa biasa yang nyata terjadi, namun bagi mereka pengalaman itu mendorong mereka untuk belajar Alkitab dengan lebih serius tidak seperti sebelumnya.


jadi apa maksud Tuhan meramalkan semua itu , apa artinya bagi kita karena pertanyaan berikutnya adalah, sekarang sudah hampir 200 tahun sejak tanda-tanda kedatangan kedua dan kita masih di sini, Tuhan belum juga datang.


Pengertian saya adalah bahwa ramalan dan prediksi peristiwa adalah untuk memperkuat iman kita untuk memberi kita kepercayaan diri pada apa yang akan terjadi,


untuk memberi kita kepercayaan akan apa yang Tuhan katakan akan terjadi dan itulah cara saya membaca peristiwa itu sebagai menguatkan kita memberi kita kepercayaan diri, memberi kita keyakinan yang lebih besar.


kemampuan untuk melihat di masa lalu bahwa nubuat telah digenapi bukan berarti kita

dapat memprediksi masa depan berdasarkan nubuat yang sama.


untuk itu saya ingin membacakan tulisan Graham Maxwell tentang masalah ini, tentang bagaimana kita menjelaskan keterlambatan Advent sbb:


Sekitar satu setengah abad yang lalu, muncul di berbagai belahan dunia, suatu keyakinan yang berkembang bahwa kedatangan Kristus sudah sangat dekat. Anda tahu sejarah tentang bagaimana para siswa Alkitab di banyak gereja mulai melihat dalam peristiwa-peristiwa alam luar biasa yang

menggenapi beberapa tanda yang telah diberikan Yesus kepada murid-muridnya di Matius 24:29


Matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak akan bersinar. Bintang-bintang akan jatuh dari langit yang mereka lihat dalam kegelapan Matahari pada 19 Mei 1780 dan dalam kejatuhan yang luar biasa dari bintang-bintang pada 13 November 1833 dikombinasikan dengan studi mereka tentang garis-garis Nubuatan dari Daniel dan Nubuatan Wahyu yang menunjuk pada tanggal 1798 dan 1844 sebagai tanggal-tanggal penting


peristiwa yang mereka lihat dalam semua hal ini adalah akumulasi dari tanda-tanda bukti dan indikasi bahwa kerinduan akan kedatangan Tuhan sudah sangat dekat


kita tahu itu semua adalah sebuah fakta historis bahwa pergerakan Advent kedua yang hebat dimulai pada era tersebut.


meskipun beberapa sekarang bingung tentang tanda-tanda dan tanggal, namun itu

adalah fakta sejarah yang tak terbantahkan bahwa saat itulah Gerakan Advent yang kedua memang dimulai , saat ketika gerakan itu dimulai adalah saat ketika semua tanda-tanda yang luar biasa itu terjadi.

Dan periode nubuatan sepertinya terjadi secara keseluruhan, bukan hanya satu tanggal, satu peristiwa, satu bukti, tetapi itu semua bukti yang digabungkan secara total, itulah cara Tuhan untuk selalu berusaha meyakinkan kita sepanjang sejarah pertentangan yang besar, agar tidak melihat tanda dan bukti hanya sedikit di sini dan sedikit di sana tetapi akumulasi dari banyak bukti.


beberapa dari orang-orang Advent yang bersemangat dipimpin oleh studi mereka tentang zaman dan bukti-bukti , mulai memberikan perhatian khusus pada pesan-pesan dari ketiga malaikat dalam Wahyu 14 mereka sampai pada kesimpulan


bahwa sudah tiba waktunya untuk ketiga pesan peringatan dan undangan ini untuk diberikan kepada seluruh dunia, usaha yang sangat berani yang mereka lakukan dan kegembiraan dan kekecewaan pada masa itu adalah bagian dari sejarah agama.


Masih ada ribuan bahkan jutaan orang Kristen di seluruh dunia yang setuju bahwa orang Advent yang mula mula memang melihat sinyal dari Tuhan bahwa Kedatangan Kedua sudah dekat, mereka tidak membacanya dengan benar pada awalnya.


Itu bukanlah sinyal untuk berkemas untuk perjalanan ke surga, itu lebih merupakan panggilan dari Tuhan untuk mempersiapkan seluruh dunia untuk kedatangan-Nya. Itulah sebabnya kita masih di sini karena kita belum melakukan panggilan Tuhan tersebut.


sekarang benar bahwa waktu telah berlanjut jauh lebih lama daripada yang diharapkan pendiri Advent, tanda-tanda yang begitu menggerakkan mereka sekarang sudah lebih dari seratus tahun .


sebenarnya tanda pertama dari gelapnya Matahari dan pergantian bulan menjadi darah pada 19 Mei 1780 tanda itu sekarang berumur 204 tahun tapi kami terkejut, bahkan malu kalau Tuhan kita, mau menunggu selama ini.


kita lebih peduli kepada reputasi kita, daripada peduli kepada kabar baiknya tentang Injil,

hal itu tentu bukan tentang kita, kadang-kadang saya pikir kita membuat kesalahan, kabar baik itu bukan tentang reputasi kita, kabar baik adalah tentang Allah kita.


sekarang jika dengan kegagalan kita untuk menyelesaikan tugas kita, kita mungkin telah berkontribusi pada keterlambatan yang sudah begitu lama. kita layak dipermalukan,


tetapi semakin lama Tuhan menunggu, semakin kelihatan kemurahannya. Allah memandang

penundaan ini justru menegaskan kabar baik.


saya pikir keterlambatan harus membawa kita berbicara dengan bangga akan Allah kita dan tidak membuat kesalahan besar seperti yang dibuat oleh Nabi Yunus.


Jadi Graham Maxwell di sini berdebat bahwa peristiwa-peristiwa ini terjadi, namun beberapa waktu yang lalu adalah penting karena berdirinya gerakan kenabian yang sedang mempersiapkan jalan bagi Yesus untuk kembali.


dan sementara penundaan itu lebih lama daripada yang di perkirakan oleh orang Advent yang mula-mula, Graham berpendapat bahwa hal itu justru menunjukkan kepada Anda betapa baiknya Allah.


karena jika ia bergerak lebih cepat sesuai keinginan kita, dia membuat banyak orang yang hilang untuk selamanya , sebaliknya keinginannya adalah untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang, dan karena itu ia menunda sehingga penundaan mungkin mengganggu kita, tetapi itu adalah tanda belas kasihan Tuhan



Kembali ke Sesi# 7.

atau Lanjut ke Sesi #8


  • Grey Twitter Icon
  • Grey LinkedIn Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Pinterest Icon
  • Grey Instagram Icon
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now