google0bd4cb5486ad7f54.html 5.1 Sejarah Kota Sardis

© 2023 by AHFA. Proudly created with Wix.com

  • Grey Pinterest Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey LinkedIn Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • michael@adventvision.com

5.1 Sejarah Kota Sardis

Bahan Tambahan Sesi#5


Pernah menjadi kota terbesar di wilayah ini, ibukota kerajaan Lydia, diperintah oleh raja yang terkenal Croesus. Kekayaannya begitu besar sehingga bahkan sampai hari ini, orang-orang masih ingat akan sebutan istilah "kaya seperti Croesus."

Tetapi ketika Yohanes menulis kitab Wahyu, kota Sardis telah turun statusnya dibawah Efesus, Pergamus dan bahkan Laodikia. Jadi pada abad pertama ketika kitab Wahyu ditulis, reputasi kota Sardis masih populer dibandingkan kenyataan keadaan sebenarnya yang sudah dibawah Efesus Pergamus dan Laodikia.

Sejarawan kuno juga menuliskan bahwa Croesus yg sangat kaya berkonsultasi dengan peramal di Delphi sebelum maju bertempur melawan Cyrus, penguasa Persia yang akan menaklukkan Babel delapan tahun kemudian. Dia bertanya kepada peramal itu jika ia harus menyeberangi Sungai Halys untuk menyerang Cyrus. Peramal itu menjawab bahwa jika ia menyeberangi Sungai Halys, sebuah kerajaan besar akan jatuh.


Yakin bahwa ia memiliki janji kemenangan, raja mengumpulkan tentara dan menyeberangi sungai Halys untuk berhadapan dengan Cyrus. Cyrus sang pemimpin Persia itu berhasil mengalahkan Croesus .


Tetapi Croesus tidak peduli. Croesus merasa bahwa dia tidak hanya memiliki janji-janji dari sang peramal itu , tetapi ia tahu ia bisa mundur ke benteng nya yang hebat dan besar di Sardis dan menyusun pasukan yang lebih besar untuk berperang pada tahun berikutnya.

Namun Cyrus dengan cepat mengejar dan mengepung kota Sardis sebelum Croesus bisa mengumpulkan tentara yang baru. Raja itu masih tidak peduli, ia berpikir bahwa Cyrus pasti lemah karena berada begitu jauh dari markasnya , dan pasukan Sardis pada waktunya akan menghancurkan pasukannya kearah tebing di bawah kota.


Benteng kota Sardis terletak di puncak Gunung Tmolus. Sisi gunung ini sangat terjal, seolah tembok dengan dinding ratusan kaki tingginya. Dengan ketinggian tembok seperti itu, mustinya seorang anak bisa menjaga kota terhadap tentara penyerang.


Untuk itu Croesus pergi beristirahat satu malam, karena yakin bahwa keadaan akan segera berubah menguntungkan bagi dia. Dia terbangun sadar bahwa musuhnya telah menguasai benteng dan kerajaannya telah menjadi sejarah.

Apa yang sebenarnya terjadi adalah bahwa sementara tembok batu di bawah kota itu berdiri hampir tegak lurus, namun terdapat celah diantara batu, yang memungkinkan pasukan penyusup untuk naik satu per satu memasuki kota.


Serangan seperti itu hanya berhasil jika penjaganya tidak waspada, dengan demikian serangan Cyrus 'pasti terjadi di malam hari. Kehancuran Sardis terjadi seperti "pencuri di malam hari" (meminjam dari kata-kata peringatan Yesus).

Dua kali dalam sejarahnya, kota ini dikalahkan oleh kejutan ketika pasukan musuh naik pada malam hari dan tidak menemukan perlawanan dari penjaga pada tembok. Fakta ini bisa tercermin dalam pernyataan dalam Wahyu 3: 3 di mana mereka diingatkan untuk tetap berjaga.


Jika mereka tidak berjaga, seperti yang diperingatkan, Yesus akan datang kepada mereka seperti pencuri dan mereka tidak tahu kapan waktu kedatangan-Nya. Kota ini hancur oleh gempa bumi di 17AD dan dibangun kembali dengan bantuan Kaisar Tiberius; tetapi tidak pernah kembali kepada kejayaannya seperti masa lalu.

Surat kepada jemaat di Sardis bernada cukup tegas: Mereka memiliki reputasi yang baik dihadapan manusia , tetapi Tuhan melihat dengan cara yang berbeda.

Apa yang terjadi terhadap gereja ini merupakan ancaman yang juga dihadapi setiap gereja dan setiap orang Kristen. Banyak orang Kristen menempatkan hati mereka di gereja yang benar, tetapi tidak memiliki kebahagiaan dalam iman dan merasa sulit untuk melayani Tuhan. 

Apa yang akan anda lakukan ketika anda merasakan pengalaman kerohanian anda tidak mempunyai semangat seperti dulu?

  • Grey Twitter Icon
  • Grey LinkedIn Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Pinterest Icon
  • Grey Instagram Icon
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now