google0bd4cb5486ad7f54.html 2.2 Yesus Kristus, Mitos atau Realitas

© 2023 by AHFA. Proudly created with Wix.com

  • Grey Pinterest Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey LinkedIn Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • michael@adventvision.com

2.2 Yesus Kristus, Mitos atau Realitas

Updated: Feb 24, 2019

Bacaan tambahan untuk Sesi#2


Dia seharusnya menjadi orang yang paling kontroversial dalam sejarah. Dia digambarkan sebagai seorang revolusioner politik, seorang penyihir, seorang guru, pengguna narkoba, Rabbi dari Galilea dan Nabi. Selama hampir 2.000 tahun orang telah berdebat tentang dia, membuat lagu tentang dia, dan membahas tentang dia. Banyak yang mengutuk dia; sementara yang lain memberkatinya.


Jutaan orang mengklaim bahwa ia telah mengubah hidup mereka dan memberi mereka harapan baru dalam menghadapi kesulitan hidup. Jutaan orang bahkan siap untuk mati baginya. Siapakah orang ini yang biasa disebut Yesus dari Nazaret?


Banyak orang berpendapat bahwa jika kita bisa menjawab pertanyaan ini maka pada saat yang sama kita telah menjawab semua pertanyaan lain mengenai arti sebenarnya di balik kehidupan .


Penegasan dari Yesus:

Alkitab mencatat penegasan yang dibuat mengenai dirinya sendiri.  Sangat luar biasa. 

  • Dia mengatakan bahwa dia adalah anak Allah.

  • Dia mengatakan bahwa dia adalah satu-satunya cara untuk menemukan Tuhan.

  • Dia mengatakan bahwa dia bisa mengampuni dosa dan memberikan hidup yang kekal.

  • Dia mengatakan bahwa kata-katanya tidak akan pernah berlalu.

  • Dia mengatakan bahwa dia bisa meramalkan masa depan.

  • Dia mengatakan bahwa jika orang-orang membunuhnya, dia akan membangkitkan dirinya kembali kepada kehidupan.

Bukti Sejarah:


Pertanyaan pertama yang perlu dijawab adalah tentang keberadaannya. Apakah dia orang yang nyata dalam sejarah atau hanya mitos yang telah diturunkan kepada kita selama berabad-abad? Apa yang akan kita lakukan sekarang adalah melakukan penyelidikan kita sebagai sejarawan.


Jika Anda ditanyakan pertanyaan "bagaimana Anda tahu bahwa ada orang seperti Alexander Agung?  Anda tanpa ragu akan menjawab bahwa kita memiliki bukti yang diturunkan kepada kita dari orang-orang yang hidup pada abad ke-4 SM. Mereka tinggal di negeri yang sama, pada waktu yang sama dan menyaksikan kehebatannya.


Beberapa orang menuliskan apa yang mereka saksikan. Kita memiliki beberapa bukti tulisan-tulisan mereka saat ini. Dia juga yang menjadikan Kekaisaran Yunani menjadi besar ada pada abad ke-4 SM. Jika Anda menghapus dia dari sejarah maka anda akan meninggalkan celah kosong yang cukup besar dalam catatan sejarah.


Bagaimana kita dapat menjelaskan munculnya Kekaisaran Yunani di seluruh dunia Mediterania pada abad ke-4 SM?  Tampaknya sampai pada hari ini, tidak ada yang mempertanyakan keberadaan seorang pribadi seperti Alexander Agung.

Dengan demikian jika kita konsisten dan menerapkan prinsip yang sama perihal keberadaan Yesus Kristus, kita juga dapat menyatakan "Bagaimana gereja Kristen terwujud pada abad pertama Masehi di daerah yang kecil yang disebut Palestina?


"Kita tahu bahwa pada awal abad pertama Masehi tidak ada orang-orang yang disebut Kristen; tetapi pada akhir abad pertama, orang Kristen telah menyebar ke seluruh Kekaisaran Romawi. Gereja Kristen tiba-tiba muncul menjadi bagian perjalanan sejarah abad itu di tanah yang lebih kecil dari pulau Tasmania.


Sejarah mencatat bahwa pada paruh kedua abad pertama Masehi ada pria dan wanita di seluruh tanah palestina yang mengklaim bahwa mereka telah melihat orang ini, Yesus Kristus hidup lagi setelah dihukum mati didepan umum.


Sangat menarik untuk diperhatikan bahwa tidak ada seorang pun di palestina pada abad pertama yang pernah menentang kenyataan bahwa Yesus benar-benar pernah hidup sebagai seorang manusia.


Ada banyak musuh dari gereja Kristen yang jika memungkinkan, mereka ingin menghentikan pergerakan baru ini. Namun tidak ada yang pernah melakukannya dengan mengklaim bahwa orang ini tidak pernah lahir di dunia. Jika Anda menghapus dia dari sejarah, anda meninggalkan celah kekosongan yang besar dari sejarah dunia.


Bukti-bukti dari penulis Non-Kristen:

Josephus, seorang aristokrat Yahudi , lahir AD 37 dan dibesarkan di Yerusalem sadar akan "Sekte Nazaret", sebutan yang diberikan para pengritik kepada orang Kristen yang mula-mula . Dia menulis sebagai berikut:

"Sekarang telah muncul sebuah sumber masalah , yaitu seorang yang kemudian disebut Yesus, orang bijak yang melakukan pekerjaan Ajaib, seorang guru yang dengan senang hati menyambut hal-hal yang aneh. Ia memimpin banyak orang Yahudi, dan juga banyak dari bangsa-bangsa lain. Dialah yang disebut Kristus.


Ketika Pilatus, membuat keputusan atas informasi yang diberikan oleh para pembesar nya, menghukum dia untuk disalib, mereka yang telah melekatkan diri kepadanya pada awalnya tidak berhenti menimbulkan masalah, dan suku Kristen, nama yang diambil dari Kristus, tidak punah bahkan tetap hadir sampai hari ini. "

Sudah jelas bahwa Josephus sendiri tidak percaya akan hal-hal ini; kalau tidak, ia mungkin telah menjadi seorang Kristen. Tapi kenyataan nya bahwa dia tidak percaya akan hal-hal ini justru membuat kesaksiannya bahkan lebih memperkuat keberadaan Kristus . Ia hanya melaporkan apa yang orang Kristen percaya pada masanya.

Tacitus, sejarawan terbesar zaman Romawi dan yang sangat memusuhi orang Kristen menulis:

"Christus, dari siapa nama [Kristen] diambil, menderita hukuman ekstrim selama pemerintahan Tiberius di tangan salah satu penguasa kita, Pontius Pilatus, [di] Yudea ..." [2]


Jika kita mengumpulkan saksi dari Josephus, Tacitus dan lain-lain dapat dibuktikan dari sejarah [diluar dari Alkitab itu sendiri] bahwa Yesus pernah hidup dan melayani di Galilea pada zaman Herodes Antipas:


Bahwa ia meninggal di Yudea setelah tuduhan Imam Kayafas, menggunakan tangan Pontius Pilatus, gubernur Romawi; dan bahwa dengan kematiannya , gerakan yang dipimpinnya tidak berhenti , tapi terus dan bahkan menyebar ke arah barat ke Roma.


Konfirmasi bidang Arkeologi:

Pada tahun 1961 tim arkeologi Italia yang bekerja di Ceasarea [pelabuhan besar yang dibangun oleh Herodes] menemukan sebuah prasasti [dari zaman Yesus] bertuliskan nama "Pontius Pilatus Pejabat Yudea". 


Pada bulan November 1990 makam Kayafas, Imam Besar ditemukan di sebuah bukit di Yerusalem.

Kedua penemuan ini dan banyak penemuan lainnya menguatkan keaslian cerita Alkitab tentang Yesus.

Apakah kisah kehidupan Yesus seperti yang dicatat dalam Alkitab dapat dipercaya?


Yesus Kristus hidup pada zaman dimana tidak ada mesin cetak, tidak ada tape recorder, tidak ada koran, tidak ada faks atau telepon seperti yang kita miliki saat ini. Buku adalah barang langka dan berharga.


Sebagian informasi tidak ditulis; tetapi dilaporkan dari mulut ke mulut.  Meskipun kita mungkin berharap bahwa Alkitab ditulis sampai ke zaman kita sama seperti siaran berita di televisi pada malam hari, namun faktanya adalah tidak. 


Budaya saat itu membuat kemampuan memori mereka berkembang jauh dibanding dengan apa yang kita lakukan zaman sekarang. Namun ada beberapa orang yang bisa menulis.  Tampaknya mereka menuliskan apa yang mereka lihat dan dengar tentang Yesus Kristus.


Baca Lukas 1: 1-3. Perhatikan bagaimana Lukas telah mempelajari catatan tertulis yang dibuat oleh para saksi mata. Terlihat bahwa sebagai pemimpin gereja mula-mula [dan yang juga adalah saksi mata peristiwa dalam kehidupan Yesus] Lukas mulai menulis peristiwa tentang Yesus.


Demikianlah muncul kerinduan untuk membuat semua peristiwa ditulis dalam bentuk yang dapat bertahan sampai generasi mendatang. Kita tahu bahwa Injil mencatat kehidupan Yesus Kristus yang ditulis setidaknya tahun 100 AD karena pada saat itu kita memiliki pemimpin gereja seperti Clement dan lgnatious yang mengutip dari mereka. Kemungkinan besar ditulis sebelum tahun 70. [3]

Hari ini kita memiliki setidaknya 24.633 naskah awal Perjanjian Baru sebagai dasar untuk memeriksa terhadap salinan yang kita pakai sekarang sehingga kita dapat yakin bahwa kita masih memiliki catatan akurat yang disimpan untuk kita. [Berikutnya yang paling banyak datang dari dunia kuno The Iliad oleh Homer, terdiri hanya 643 naskah awal

Karena rincian kehidupan Yesus Kristus yang ditulis begitu awal sehingga kita tahu bahwa ceritanya tidak diubah oleh orang-orang Kristen selama berabad-abad seperti yang diakui sebagian orang. [4] 

Bagaimana dengan Kebangkitan-Nya dari antara orang mati? 


Seberapa pentingnya bagi kita akan fakta bahwa Kristus telah bangkit dari antara orang mati? Selidiki ayat ayat berikut 1 Korintus 15: 1-7, 17-19. 


Sejarah mencatat bahwa di tengah-tengah abad pertama Masehi, para pengikut-Nya menyatakan bahwa mereka telah melihat dia hidup setelah kematiannya oleh penyaliban dimuka umum.


Mereka melakukan ini dihadapan orang-orang yang telah menyaksikan kematiannya. Pada masa itu, tidak ada yang membantah perihal kematiannya.


Namun ada beberapa orang yang tidak ingin melihat agama yang baru ini berkembang. Apa cerita yang mereka sebar ? Baca Matius 28: 11-15.

Jika para murid telah mencuri tubuh Yesus; mereka pasti bertindak aneh. Para murid Yesus terus melanjutkan kesaksian mereka disekitar tanah palestina menyatakan bahwa mereka telah melihat dia hidup kembali. Akibatnya mereka dipukuli, dilempari batu, dan dihukum mati.  Sementara mereka mengajar orang untuk jujur ​​dan memiliki hati nurani yang murni di hadapan Allah.


Andaikan mereka menjadi saksi di pengadilan hari ini, kita akan mengatakan bahwa mereka adalah saksi yang baik. Mereka tentu percaya pada apa yang mereka beritakan.

Jika para murid tidak memiliki jasad Yesus, lalu siapa yang ambil? 

Jika para pemimpin agama saat itu bisa mendapatkan/menguasai jasad Yesus, tentu mereka akan sangat mampu mencegah munculnya Kekristenan. Bukti-bukti menyatakan bahwa para pemimpin agama juga tidak tahu dimana jasad Yesus.


Tidak ada yang kembali ke makam Yesus sebagaimana tradisi Yahudi untuk menghormati orang yang dianggap suci. Bukti dari sejarah menyatakan bahwa makam itu kosong. 


Pelajaran Lanjutan:

Bukti Terbesar untuk kebangkitan Yesus dari kematian.


Kekristenan bukan hanya pencarian intelektual. Baca Yeremia 29:13.


Tuhan berkata "Kamu akan mencari Aku dan menemukan Aku apabila kamu mencari Aku dengan _________________________ ________________. "

Iman Kristen memiliki bukti dukungan sejarah. Namun bukti terbesar didapatkan ketika Anda mengalami sendiri iman itu. Baca Efesus 1: 13, 14. 


Mengapa sebagian orang sulit menerima iman Kristen? Baca Yohanes 3: 1-8; 1 Korintus 1: 18-31

1) Josephus, Antiquities 18. 63-64 sebagai diedit oleh FF Bruce dalam bukunya Yesus dan Kristen Origins Diluar Perjanjian Baru hal 39

2) Annals of Kekaisaran Roma xv.44

3) Pada tahun itu orang Romawi menghancurkan Yerusalem. Itu adalah peristiwa yang merupakan bencana bagi bangsa Yahudi sama seperti Perang Dunia II zaman kita.

4) Media zaman ini sering memberikan paparan kritik yang mengklaim bahwa Gereja Kristen membuat-buat cerita kisah Yesus Kristus sekitar abad-abad ke-2 dan ke-3.Namun kami menyimpan sejumlah besar bahan bagi kita mengenai sejarah gereja selama berabad-abad. Tidak ada tanda-tanda hal ini terjadi. Mustahil bagi mereka semua untuk dapat sepakat tentang sebuah perubahan yang signifikan tanpa debat atau pemberontakan.



Kembali ke Sesi# 2 Wahyu Yesus Kristus , atau Lanjut ke Sesi#3

  • Grey Twitter Icon
  • Grey LinkedIn Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Pinterest Icon
  • Grey Instagram Icon
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now