cara menafsirkan alkitab

Penciptaan: kejadian sebagai fondasi (1) 

Pembahasan pelajaran ke 8 oleh Pdt Hudyard Muskita PhD, dari seri  "Cara Menafsirkan Alkitab", yang ditulis oleh :

Michael G. Hasel PhD. Direktur, Institute of Archaeology, Southern Adventist University, Collegedale TN. USA. Professor o f Near Eastern Studies and Archaeology, Southern Adventist University, Collegedale, TN. USA.

dan Frank M. Hasel, PhD, Wakil Direktur, Biblical Research Institute, General Conference of Seventh-day Adventist Silver Spring, Md., USA

Yesus pernah berkata, "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh, sebab didirikan di atas batu" (Matius 7:24,25 NKJV)

Jika wahyu Kristus kepada kita , Firman Nya, Alkitab, adalah untuk menjadi dasar bagi hidup kita, apakah dasar dari mana semua Alkitab dibangun?  Jawabannya ada pada Kejadian, buku pertama dari Alkitab, dimana ajaran atau doktrin utama berasal.Disana kita menemukan pengajaran dasar tentang penciptaan dan Allah pencipta. Mengingat pentingnya dasar ini, maka haruskah kita menganggapnya sebagai suatu kebetulan, bahwa telah terjadi serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di zaman moderen terhadap ajaran penciptaan alkitabiah?

Apakah kebetulan gereja zaman akhir ditugaskan untuk menyatakan Yesus sebagai pencipta, yang menekankan salah satu karakteristik dari diri Nya ini?  Dalam pendahuluan kepada jemaat Laodikia  yang terakhir dari tujuh jemaat dalam Wahyu 2, 3), Yesus menyebut diri Nya sebagai "Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah" (Wahyu 3: 14) Pekabaran tiga malaikat dimulai dengan proklamasi malaikat pertama : "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air" (Wahyu 14:7). 

Pelajaran pertama dan kedua ini kita akan mempelajari mengapa pengajaran penciptaan bersifat mendasar bagi pesan dan misi umat akhir zaman Allah dan bagaimana kisah penciptaan harus ditafsirkan.